Katanya Utang Negara Indonesia Aman?

Katanya Utang Negara Indonesia Aman?

Saya pernah ditanya oleh teman saya yang menanyakan apa komentar saya tentang pernyataan pejabat keuangan bahwa hutang indonesia masih dalan ambang batas aman, pertanyaan ini saya bawa berbulan-bulan dan baru saya bisa jawab lewat ini.

Menjawab pertanyaan tentang hutang pastinya saya tidak ingin berargumen dengan menteri keuangan terbaik di dunia, karena saya ini siapa juga?

Kemudian setelah saya pikir-pikir mungkin ada baiknya bukan argumen tetapi menyampaikan dengan keilmuan yang lain dengan demikian setiap diskusi menjadi netral, harapan saya sih gitu di kolom komentar 😁, karena saya bisa saja salah keilmuannya, biaa juga salah ambil sample sehingga salah kesimpulan dan demikian kita nggak kena pasal meledek lah, salah ilmu gitu kan?

Ada sih ketakutan atau tidak enakan kita bagaimana kalau keilmuan kita yang bener di kemudian hari kan jadi kayak pemerintah sekarang melakukan "false information" itu yang kita tidak mau terjadi, harus berdasarkan keilmuan, baru kita bertutur bagaimana kalau mulai dari sana.

Bener deh, kalau ternyata kita benar nggak enak banyak jadinya begini melihat dari kacamata lain dari ilmu lain, sebelumnya saya minta maaf yah bu jangan diambil hatu, ini untuk semua anak bangsa boleh beda-beda keilmuan kan.

Dan pertanyaan pertama, berdasarkan sejarah yang sempat saya baca dan dengar, kita harus refleksi ketahuan 1998 apakah indonesia krisis? Karena pemerintah gagal bayar hutang? Atau karna rasio hutang pemerintah saat itu lebih tinggi dari pemerintah sekarang? Dalam bahasa lain rasio hutang seperti yang dikatakan ibu menteri, rasio hutang kita aman masih 29% dari PDB dimana ambang batasnya 60% sebagai batas bahaya atau krisis, kembali dipahami pertanyaan pertama di indonesia ditahun 1998 krisis karena rasio hutangnya tinggi? Atau karena gagal bayar hutang? Fakta yang saya dapat ditahun 1998 rasio hutang kita dibatas aman (seperti sekarang).

Tetapi dalam sekejap rupiah melemah jadi 15.000 dan indonesia gagal bayar menjadi negara pariah menjadi negara lumpuh, jadi kembali ke pertanyaan "rasio aman" kita aman secara buku namun rentan secara kemampuan bayar kalau rupiah mendadak jadi 17.000 atau bahkan jadi 20.000 kita indonesia langsung lumpuh setuju tidak dengan keilmuan sederhana ini atau masih percaya rasio aman artinya 100%?

Boleh lanjut, maaf ini loh 😁

Saya ini dianggap orang bodoh, malas, yang suka nyinyir saja, maaf 😁

Selama pakai keilmuan lain berdalih data jangan sampai pakai emosi mentang-mentang penggemar berat seseorang beda ilmu lalu dianggap salah dan pendosa maaf sebelumnya apalagi penggemarnya ya bikin emosi lalu masalah hutang dilihat dari "asal" yang berhutang apakah hutang pemerintah hutang BUMN hutang swasta plus "off balance sheet" liabilities lainnya lalu kita melihat bagaimana kita "nyaur" atau nyicil hutang tersebut apakah berhutang lagi alias bayar pakai pinjaman hutang baru lagi atau dengan pendapatan proyek atau dengan jualan asset dan banyak lagi caranya, dalam tahun 1998 masalahnya hutang negara, hutang swasta, hutan BUMN, menumpuk disatu tempat tapi semua hutang mata uang asing alias hutang dari pinjaman luar negeri jadi rentan dengan naik turunnya kurs di tahun 2020 ini hutang negara hutang BUMN mendominasi swastanya sedikit lalu dikatakan bahwa jepang amerika adalah negara penghutang terbesar, nah menurut saya ini menarik, benar setuju hutang di ambang rasio atas alias sudah diatas 55% dari negara amerika dan jepang.

Namun, di kampus saya juga diajari juga cara melihat data dengan cara lain, maaf ya. Mungkin karena kampus pinggiran tengah hutang dikelilingi kuburan, beda dengan kampus bonapit jadi ilmunya masih "ecek-ecek" saya ini apalagi jurusan saya sagat tidak diajarkan ilmu hitung-hitung 1+1=2, saya hanya dibekali ilmu manajemen+dakwah 😂. Begini saya diajarkan dan cara belajar saya.

Hutang amerika menggunakan mata uang negaranya sendiri alias hutang pakai mata uang dollar juga jadi tidak "potensi rugi hutang" dan juga pembeli surat hutangnya warga amerika sendiri pengusaha amerika sendiri atau pinjamannya jadi pinjaman dalam negeri yang banyak demikian juga jepang dana pensiunan jepang duitnya banyak dan dipakai beli surat hutang negaranya sendiri yen ketemu yen, sekarang hutang indonesia 100% hutangnya foreign direct investment hutangnya pakau currency asing masuk ke proyek BUMN dan proyek negara.

Jadi, kok saya nggak enak untuk mempertanyakan hutang kita aman, yang benar aman itu yang mana yang aman di rasio buku? Di fakta lapangan beda, maaf ini ya bu apalagi para fansnya ilmu saya kampungan maaf kalau saya salah ilmunya saya mohon diajari lagi pengen banget berguru dengan yang terbaik saya merasa mulai ngefans berat sama beliau loh😁, dan untuk teman saya, ilmu ini jangan dipercaya penuh, keilmuan saya ini ceper banget dan masih diragukan tetapi saya yakin "common sense" manusia tidak memerlukan sekolah tinggi benar tidak?

Sudah dulu semoga dapat menjawab pertanyaan teman saya 😁🙏🏼

  • Berbagi
Pecinta senja, penikmat kopi yang suka nulis (biar dibilang anak indie).

Dapatkan template Blogger 🚀

Download secara gratis template Blogger

Mulai melihat